Denpasar Children Centre


Pentas DCC 2009

Pentas DCC 2008

Pentas DCC 2007

SD Bali dan Australia Jajaki Kerjasama

BRISBANE | SURYA.CO.ID - Sekolah Dasar “Cerdas Mandiri” Bali menjajaki kerja sama “sekolah kembar” dengan SD Negeri “Ironside” St.Lucia, dan SD “Mt.Warren Park” Beenleigh, Queensland. Ketua Yayasan Denpasar Children Center (DCC), Dr Ir Agung Suryawan MSc, mengatakan di Brisbane, Senin (18/5/2009), kerja sama ini untuk membantu para siswanya  mengembangkan wawasan internasional dan persahabatan sejak dini dengan para pelajar Australia.

Pada tahap awal, pihaknya menawarkan program pertukaran kunjungan pelajar kepada kedua sekolah Australia di negara bagian Queensland itu. Namun, dengan “Ironside State School” misalnya, pada tahap awal ini, pihaknya cukup puas jika pihak sekolah mau menerima para siswa SD “Cerdas Mandiri” sebagai pelajar tamu di kelas-kelas selama masa kunjungan mereka.

“Syukur sekali, selama dua hari, masing-masing dua orang pelajar kita dibolehkan bergabung ke kelas tiga dan lima Ironside State School,” katanya. Agung mengatakan, pihaknya berharap Ironside State School juga pada gilirannya nanti mau mengirimkan para muridnya ke SD “Cerdas Mandiri” Bali.

“Kami sudah siap menerima para siswa Ironside dan menempatkan mereka di rumah-rumah keluarga siswa selama kunjungan mereka di Bali,” katanya. Kerja sama program “sekolah kembar” dengan fokus program pertukaran kunjungan siswa itu juga dijajaki pihaknya dengan SD “Mt.Warren Park” Beenleigh, salah satu sekolah di pinggir kota Brisbane yang mengajarkan bahasa Indonesia kepada murid-muridnya.

“Berbeda dengan Ironside State School yang kebetulan tidak mengajarkan bahasa Indonesia, dengan Mt Warren Park School yang akan kita kunjungi Kamis dan Jumat ini, kita akan menawarkan program pertukaran kunjungan dua arah,” katanya.

Melalui program pertukaran kunjungan ini, pihaknya tidak hanya berharap wawasan internasional para siswanya akan bertambah tetapi juga benih-benih persahabatan antara siswa Indonesia dan Australia dapat mulai disemai untuk mendukung penguatan hubungan kedua bangsa ke depan, kata Agung.

Dalam kunjungan perdana ke dua sekolah di Brisbane pada 15-27 Mei itu, Agung didampingi Direktur DCC Ir.I.GA Oka Suryawardani, M.Mgt, I.GA Sri Ardhini dan Asmayati (orang tua siswa), serta Ida Adyu Radinia Suardana, Famke Maria Lis Verspoor, Syafira Anastasia dan Annisa Zahirah (pelajar). ant

Program pendidikan prasekolah sejak usia dini bagi anak balita akan sangat membantu perkembangan anak-anak secara fisik, intelektual, dan sosial-emosional.
Pendidikan prasekolah juga dapat meningkatkan kemampuan anak-anak untuk berkomunikasi dan mengekspresikan kebutuhan dan keinginannya.
Glenn Doman, seorang ahli perkembangan anak, menyatakan bahwa perkembangan otak manusia yang paling pesat terjadi pada usia 0 sampai 7 tahun. Perkembangan otak manusia pada usia dini bisa dicapai secara maksimal apabila diberikan rangsangan yang tepat. Tersedianya alat-alat bantu yang memadai serta lingkungan yang sesuai dengan usia anak sangatlah penting peranannya dalam perkembangan anak-anak balita.