Kecerdasan Musikal dan Kemandirian Anak
TOKOH, Senin, 28-April-2008, 13:17:37
LAHIR menjadi anak yang cerdas, mandiri dan berbudi luhur dambaan setiap orang. Cerdas dibidang intelektual saja tidaklah cukup, perlu diimbangi dengan kecerdasan lainnya seperti kecerdasan sosial-emosional dan kecerdasan musikal serta kemandirian anak. Kecerdasan intelektual diasah lewat proses pembelajaran yang berkualitas dalam suasana yang menyenangkan.
Sedangkan potensi kecerdasan musikal dan sosial-emosional, serta kemandirian anak dioptimalkan lewat Pentas Cilik. Keseimbangan itulah yang ingin selalu diasah oleh Denpasar Children Centre (DCC), yang mengelola sekolah satu atap playgroup, TK dan SD.
Pentas Cilik DCC digelar bulan April setiap tahun di Gedung Ksirarnawa, Art Centre - Denpasar. Pentas Cilik kali ini merupakan yang keenam kalinya. Selain menampilkan Operet Cinderella, juga tambah semarak dengan penampilan 25 orang anak usia 2-3 tahun (siswa playgroup) yang kala itu bergabung dengan siswa TK A, menampilkan Tari Balet.
Kendati banyak dari mereka yang masih menggunakan pampers, mereka berani tampil penuh percaya diri dengan membawakan tarian dengan baik. Dengan wajah-wajah polos yang dibalut busana berwarna segar, seperti pink, orange, dan hijau muda, mereka memperlihatkan kebolehannya dengan antusias, bebas dan lepas.
Mereka bergerak dengan ekspresi lucu, dan terlihat semakin menggemaskan ketika salah seorang penari terkecil berputar-putar seraya melempar senyum segar dengan segala kepolosannya mencuri-curi pandang teman di sampingnya.
“Ini semua berkat stimulasi kecerdasan musikal dan program kemandirian anak yang dilaksanakan dengan tepat dan terarah oleh DCC sejak usia dini”, demikian penjelasan Ir. IGA Oka Suryawardani, M.Mgt (Owner & Direktur DCC).
Pentas cilik tersebut dipandu oleh pembawa acara (MC) yang juga siswa SD Cerdas Mandiri DCC. Mereka cukup piawai mengantarkan acara dalam bahasa Jepang, Inggris, Mandarin, Indonesia dan juga bahasa Bali.
Selain Operet Cinderella dan Tari Balet, gelar seni ini juga menampilkan Tari Pendet oleh siswi TK B dan SD kelas 1, Tari Janger Kreasi oleh siswi SD kelas 1 - 4, Tari India Kreasi oleh siswa-siswi TK A, Tari Asereje oleh siswa-siswi TK A dan B, serta Tari Cha Cha Cha oleh siswa-siswi TK B.
Penampilan siswa SD kelas 3 dan 4 dalam memainkan alat musik tiup (Recorder) secara massal juga tak kalah serunya. Mereka membawakan dua buah lagu berjudul ”Bunda” dan ”Terima Kasih Guruku”. Bernyanyi bersama yang melibatkan anak-anak playgroup dan TK menutup acara Pentas Cilik yang dihadiri Nyonya Wakil Walikota Denpasar, Nyonya Selly Dharmawijaya Mantra.
“Pentas Cilik DCC merupakan agenda tahunan, sebagai wahana bagi siswa DCC untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan musikal, kecerdasan sosial-emosional dan kemandirian anak, serta mengekspresikan talenta anak di bidang seni”, demikian penjelasan Direktur DCC yang akrab dipanggil Bu Dani. Semua potensi yang ada pada anak dieksplor agar perkembangannya optimal untuk melengkapi kecerdasan-kecerdasan lainnya.
Selain itu, mereka diberi kesempatan untuk mengekspresikan diri dan meningkatkan kepercayaan diri sehingga menjadi lebih mandiri sejak dini, kata Bu Dani menutup wawancara ini. Pentas Cilik DCC ini dapat disaksikan di Bali TV dalam dua episode acara ‘Taman Sari’ pada Minggu 1 Juni dan 8 Juni 2008 pukul 8.30 Wita. - adv/ard
Denpasar Childen Centre
Menerima Pendaftaran Siswa Baru (Tempat Terbatas)
Untuk informasi dan pendaftaran, hubungi:
Denpasar Children Centre (DCC)
Jalan Bedugul 18 C, Sidakarya, Denpasar
Telepon (0361) 725 725